Sabtu, 31 Desember 2016

MANUSIA DAN PENDERITAAN

“MANUSIA DAN PENDERITAAN



DISUSUN OLEH:
RISKA TAMARA - 16216481
KELAS: 1EA22 


UNIVERSITAS GUNADARMA
2016/2017


A.   Pengertian Penderitaan

    Penderitaan adalah bahasa yang sering kita dengar. Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari kata bahasa sangsekerta dhra yang artinya tidak menyenangkan penderitaan itu dapat lahir atau batin, atu lahir batin.
   Penderitaan termaksuk realitas dunia dan mausia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peran individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain.
   Penderitaan akan dialami oleh semua orang hal itu sudah merupakan resiko hidup tuhan memberikan kesenangan atau kebahagian kepada umatnya tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kaang-kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak memalingkan dariNya.
   Baik dakam Al-Quran maupun kitab suci agama lain banyak surat dan ayat yang menguraikan tentang penderitaan yang dialami oleh manusia atau berisi peringatan bagi manusia akan adanya penderitaan.
   Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan banyak macam kasus penderitaan sesuai dengan liku-liku kehidupan manusia bagaimanamanusia menghadapi penderitaan dalam hidupnya? Penderitaan fisik yangdialami manusia diatasi secara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya. Sedangkan penderitaan psikis yang dihadapinya para ahli lebih banyak membantu saja. Sekali lagi semuanya merupakan resiko karna seseorang mau hidup sehingga enak atau tidaknya merupakan dua sisi masalah yang wajib diatasi.


B.   Siksaan
     Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan.
     Di dalam kitab suci diterangkan jenis dan ancamansiksaan yang dialami manusia di akhirat nanti, yaitu siksaan bagi orang-orang musyrik,syrik,dengki,mencuri, makan harta aak yatim dan sebgainya. Allah tidak akan menganiaya mereka, namun merka jualah yang menganiaya diri sendiri, karna dosa-dosanya.
   Siksaan yang dialamimanusia dalam kehidupan sehari-hari banyak terjadi danbanyak dibaca di berbagai media masa. Bahkan kadang-kadang ditulis di halaman pertama dengan judul huruf brsar dan kadang-kadang disertai gambar si korban.
    Siksaan yang sifatnya psikis misalnya keseimbangan, kesepian dan ketakutan. Keseimbangan dialami oleh seseorang bila iapada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil, misalnya pada suatu saat apakah seseorang yang bimbang itu pergi atau tidak, siapakah dari kawannya yang akan dijadijakn pacar tepatnya. Akibat dari keseimbanganseseorang berada dalam keadaan yang tidak menentu, sehingga ia merasa terisiksa dalam hidupnya saat itu.
Kesepian dialami oleh seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai kesepian ini tidak boleh dicampur adukkan dengan keadaan sepi. Seperti halnya keseimbangan kesepian perlu cepat diatasi agar seseorang jangan terus menerus merasakan penderitaan batin. Sebagai homo socius seseorang perlu kawan maka untuk mengalahkan rasa kesepian orang perlu cepat mencari kawan yang dapat diajak untuk berkomunikasi. Pada umumnya orang yang dapat dijadikan kawan duka adalah orang yangdapat mengerti dan menghayati kesepian yang dialami oleh sahabatnya itu.
Ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin.

C.   Kekalutan Mental

     Penderitaan batin dalam ilmu pisikologi dikenal sebagai kekalutan  mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.
  Gejala-gejala permulssndedeorsng mengslsmi kekalutan mental adalah:
1.     Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung.
2.     Nampak pada kejiwaannyadengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, cemburu,mudah marah.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut :
a.                 Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani ataumental yang kurang sempurna hal-haltersebut sering menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah diri yang secara berangsur-angsur akan menyudutkan dan menghancurkan mental.
b.                 Terjadinya konflik sosial budaya akibat norma berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada didalam masyarakat.

D.   Penderitaan dan perjuangan

     Setiap manusia pasti mengalami penderitaan baik berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Manusia adalah mahluk berbudaya. Hal ini membuat manusia itu kratif baik bagi penderita sendirimaupun bagi orang lain yang melihat atau mengalami penderitaan.penderitaaan dikatakan sebagi kodrat manusia artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup bahwa manusia hidup ditakdirkan bbukan hanya untuk bahagia, me;ainkan juga menderita. Karna itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggaphidup sebagi rangkaian penderitaaan. pembebasan dari penderitaan pada hakekatnya meneruskan kelangsungan hidup caranya ialah berjuang menghadapi tantangan hidup dalam lingkungan. Dan disertai doa kepada tuhan supaya terhindar dari bahaya dan malapetaka.

E.   Penderitaan, Media Masa Dan Seniman

  Dalam dunia modern sekarang ini kemungkinan terjadi penderitaan itu lebih besar hai ini telah dibuktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya menyejahterakan manusia dan sebagainya lainnya membuat manusia menderita. Beberapa sebab lain menimbulkan penderitaan manusia ialah kecelakaan bencana alam  contohnya ialah tenggelamnya kapal tampomas dua di perairan masalembo. Berita mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran koran, TV dengan maksud supaya semua orang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia.
  Media masa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-pristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat. Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesama manusia terutama bagi yang merasa simpati.











DAFTAR PUSTAKA
Widyo Nugroho dan Achmad Muchji. Ilmu Budaya Dasar, Gunadarma

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

“MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP”
                                                                              

                                                                   
DISUSUN OLEH:
RISKA TAMARA – 16216481
KELAS: 1EA22


UNIVERSITAS GUNADARMA
2016/2017





A.   Pengertian Manusia

   Secara bahasa manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karna itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain.

   Mausia diciptakan untuk saling bersosialisasi dan berinteraksi dan juga saling membantu dalam kehidupan, karana manusia membutuhkan orang lain dalam kehidupan.

   Seorang antropologi indonesia yaitu Koentjaraningrat, menyatakan bahwa masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat terus menerus, dan yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama.

B.   Pengertian pandangan hidup
    Setiap manusia mempunyai pandangan hidup, pandangan hidup itu bersifat kodrat. Karna itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perli dijelaskan pula apa arti pandangan hidup pandanganhidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiranmanusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
   Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul dalam seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebanarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk, yang disebut pandangan hidup.
   Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya, akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri  dari 3 macam :
(A) Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
(B) Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut
(C) Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
   Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi , maka pandangan hidup itu sendiri disebut ideologi. Jika organisasi itu organisasi politik, ideologinya disebut ideologi politik, jika organisasi itu negara, ideologinya disebut ideologi negara.
    Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebijakan, usaha, keyakinan/kepercayaan, keempat unsur ini merupakan suatu rangkaian kesatuaan yang tidak terpisahkan. Cita-cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebijakan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan.

















DAFTAR PUSTAKA

Widyo Nugroho dan Achmad Muchji. Ilmu Budaya Dasar, Gunadarma

Arifin Zainal. 2012. Ilmu Budaya Dasar, Makasar; Anugrah mandiri

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

“MANUSIA DAN KEGELISAHAN



DISUSUN OLEH:
RISKA TAMARA - 16216481
KELAS: 1EA22
  
UNIVERSITAS GUNADARMA
2016/2017

                               
A.   Pengertian Manusia
   Secara bahasa manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karna itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain.

   Mausia diciptakan untuk saling bersosialisasi dan berinteraksi dan juga saling membantu dalam kehidupan, karana manusia membutuhkan orang lain dalam kehidupan.

   Seorang antropologi indonesia yaitu Koentjaraningrat,
menyatakan bahwa masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat terus menerus, dan yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama.

B.   Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata “gelisah”. Gelisah artinya rasa yang tidak tenteram di hati atau merasa selalu khawatir, tidak dapat tenang (tidurnya), tidak sabar lagi (menanti), cemas dan sebagainya. Kegelisahan artinya perasaan gelisah, khawatir, cemas atau takut dan jijik. Rasa gelisah ini sesuai dengan suatu pendapat yang menyatakan bahwa manusia yang gelisah itu dihantui rasa khawatir atau takut.
Manusia suatu saat dalam hidupnya akan mengalami kegelisahaan. Kegelisahaan ini, apabila cukup lama hinggap pada manusia, akan menyebabkan suatu gangguan penyakit. Kegelisahaan yang cukup lama akan menghilangkan kemampuan untuk merasa bahagia.
Gelisah tergolong penyakit batin, istimewanya penyakit ini dapat menyerang siapa saja, dari golongan apa,dan bangsa apapun. Bila dibandingkan dengan rasa takut, daerah operasinya lebih luas. Sebab orang yang pemberani, tak mungkin diserang oleh rasa takut. Atau orang yang mempunyai obat penangkal takut juga tidak akan dijamahnya. Umpama orang yang tidak pernah mengerjakan perbuatan salah sudah pasti tidak akan takut dituntut. Begitu pula seorang yang kaya, pasti tidak akan takut kelaparan dan sebagainya. Tetapi walaupun benar, kaya, panda, jujur, dan sebagainya pasti akan terlanda perasaan gelisah.
Rasa gelisah itu sesungguhnya behubungan erat sekali dengan keimanan seseorang. Jelasnya bisa iman seseorang itu tebal maka tidak akan kejangkitan penyakit atau perasaan gelisah. Sebab orang yang beriman tebal selalu ingat kepada Tuhan.
Sigmund freud ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan (obyektif), kecemasan neorotik dan kecemasan moril.

(a)   Kecemasan obyektif
   Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya alam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam uantuk mencelakakannya. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata, bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadi takut kalau ia berada dekat dengan benda-benda tertentu atau keadaan tertentu dari lingkungannya.
  
(b)  Kecemasan Neorotis (syaraf)
Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah. Menurut sigmund freud, kecemasan dibagi tiga macam yakin:
1.    Kecemasan yang timbul karna penyeseuaian diri dengan lingkungan, kecemasan timbul karena orang itu takut akan bayangannya sendiri, sehingga menekan dan menguasai ego. Kecemasan ini menjadi sifat dari seseorang yang  gelisah yang selalu mengira bahwa sesuatu yang hebat akan terjadi.
2.    Bentuk ketakutan yang tegang dan irrasional (phobia) bentuk khasus dari phobia adalah, bahwa intensitet ketakutan melebihi proporsi yang sebenarnya dari obyek yang ditakutkannya.

3.    Rasa takut lain ini rasa gugup, gagap dan sebagainya. Reaksi ini munculnya secara tiba-tiba tanpa ada provokasi yang tegas. Reaksi gugup ini adalah perbuatan meredakan diri yang bertujuan untuk membebaskan seseorang dari kecemasan neorotis yang sangat menyakitkan dengan jalan melakukan sesuatu yang dikehendaki oleh diri sendiri meskipun ego dan superego melarangnya.

(c)       Kecemasan Moril
   Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang. Tiap pribadi memiliki bermacam-macam emosi antara lain: iri, benci, dendam, dengki, marah, gelisah, sinta, rasa kurang.
   Rasa iri, bneci, dengki, dendam, itu merupakan sebagian dari pernyataan individu secra keseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat. Oleh karna itu sering alasan untuk iri, bneci, dengki, itu kurang dapat dipahami orang lain.
    Sifat-sifat seperti itu adalah sifat yang tidak terpuji, bahkan mengakibatkan manusia akan merasa khawatir, takut, cemas, gelisah, putus asa.

C.  Sebab-sebab Orang Gelisah
  Sebab-sebab orang gelisah adalah karna pada hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari luar maupun dari dalam.

D.  Usaha-usaha mengatasi kegelisahan
Pertama-tama harus dimulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenag kita dapat berfikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.












DAFTAR PUSTAKA

Arifin Zainal. 2012. Ilmu Budaya Dasar, Makasar; Anugrah mandiri.
Bab IX, Hal 160-185. Ilmu Budaya Dasar Drs. DJOKOWIDAGDHO
Widyo Nugroho dan Achmad Muchji. Ilmu Budaya Dasar, Gunadarma



MANUSIA DAN CINTA KASIH

“MANUSIA DAN CINTA KASIH”



DISUSUN OLEH:
RISKA TAMARA - 16216481
KELAS: 1EA22 

UNIVERSITAS GUNADARMA
2016/2017



A.  Pengertian Manusia

   Secara bahasa manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karna itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain.

   Mausia diciptakan untuk saling bersosialisasi dan berinteraksi dan juga saling membantu dalam kehidupan, karana manusia membutuhkan orang lain dalam kehidupan.

   Seorang antropologi indonesia yaitu Koentjaraningrat,
menyatakan bahwa masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat terus menerus, dan yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama.

B.   Pengertian Cinta Kasih

Ada beberapa pendapat mengenai pengertian cinta kasih. Menurut kamus umum bahasa indonesia karangan W.J.S purwodarminta, cinta adalah rasa sangat suka kepada atau rasa sayang kepada, ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertariknya hati. Sedangkan, kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan.
Cinta bisa dibina secara baik apabila ada 4 unsur yaitu:
1.    Pengasuhan
2.    Tanggung jawab
3.    Perhatian
4.    Pengenalan


   Cinta adalah perasaan suka terhadap makhluk hidup (manusia). Sedangkan kasih adalah perasaan kasih atau belas kasih terhadap manusia . jadi cinta kasih dapat diartikan suatu perasaan manusia yang berdasar pada keterkaitan antar-manusia dengan disadari pyla rasa belas kasih.

Victor Hago, menyimpulkan“mati tanpa cinta sama halnya dengan mati dengan penuh dosa”. Dan Erich Fromm dalam bukunya menyebutkan,“cinta itu yang paling utama adalah memberi, bukan menerima. Yang paling penting dalam memberi adalah hal-hal yang sifatnya manusiawi,bukan materiil. Yang merupakan ungkapan paling tinggi dari kemampuan”. Cinta dapat berlangsung sesaat, tetapi rasa kasih sayanglah yang akan menuntun dan melanjutkan seseorang untuk mengetahui apa itu arti cinta yang sesungguhnya. Setiap orang memang mempunyai pengertian cinta yang berbeda, terganttung individual itu sendiri yang mengalami suatu kejadian atau pengalaman yang ia alami.

Menurut Dr. Sarlito W. Sarwono juga mengemukakan pendapat bahwa cinta juga memiliki 3 unsur yaitu, :
1.    Ketertarikan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dia, ada uang sedikit beli hadiah untuk dia.
2.    Keintiman adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi panggilan formal seperti bapak,ibu saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan sayang dan sebagainya.
3.    Kemesraan adalah adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen rindu kalo jauh atau lama tak bertemu, adanya ungkapan rasa sayang dan seterusnya.

Dalam ajaran agama islam trutama yang dijelaskan dalam Al-Qura’an, cinta memiliki beberapa pengertian.
1.  Cinta Rahmah, cinta penuh kasih sayang, lembut, rela berkorban dan siap melindungi.
2.  Cinta Mawaddah, cinta yang menggebu-gebu atau cinta yang membara
3.  Cinta Mail, cinta yang hanya bersifat sementara, sehingga seseorang tersebut ingin meminta perhatian dari banyak orang lain sehingga hal-hal ini cenderung kurang diperhatikan. Contohnya adalah poligami (ketika kita sedang jatuh cinta kepada yang lebih muda, yang tua (lama) tidak diperhatikan lagi).
4.  Cinta Shobwah, cinta yang mendorong prilaku menyimpang tanpa sanggup mengelak cinta sejenis ini sering dikatakan cinta buta.
5.  Cinta Kulfah, perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positif, meski itu sulit untuk dijalani.
   Dalam ajaran agama islam, sebenarnya cinta tidak diperbolehkan, karna belum muhrim belum boleh mencintai dan memiliki lawan jenis sebelum menikah. Pacaran pun sebenarnya dilarang. Dalam ajaran agama islam, cinta yang dimaksudkan adalah cinta terhadap Allah Swt, cinta terhadap orang tua , cinta terhadap sesama manusia, cinta terhadap sesama makhluk ciptaan nya.

C.  Pengertian Kasih Sayang

Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S Poerwadaminta yitu perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka pada seseorang. Dalam berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta.
Dalam kasih sayang sadar atau tidak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka,  sehingga keduannya merupakan suatu kesatuan yang utuh. Bila salah satu unsur kasih sayang hilang misalnya unsur tanggung jawab maka retaklah keutuhan rumah tangga itu. Kasih sayang yang tidak disertai kejujuran terancamlah kebahagian rumah tangga itu.
Kasih sayang dasar komunikasi dalam suatu keluarga komunikasi antar anak dan orang tua, pada prinsipnya anak terlahir dan terbentuk sebagai hasil curahan kasih sayang orang tuanya.pengembangan watak anak dan selanjutnya tak boleh lepas dari kasih sayang dan perhatian orang tua.suatu hubungan yang harmonis akan terjadi secara timbal balik antar orang tua dan anak.
Seorang remaja menjadi frustasi, morfinis, berandalan dan sebagainya itu disebabkan karena kekurangan perhatian dan kasih sayang dalam kehidupan keluarga.

D.  Kemesraan

Kemesraan berasal dari kata dasar “mesra” yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan ialah hubungan akrab baik antara pria-wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih  sayang yang telah mendalam. Kemesraan dapat menimbulkan daya aktivitas manusia. Dengan kemesraan orang dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya. contohnya lukisan seni budaya itu mengandung nilai-nilai kehidupan, moral pelakunya, kebobrokan social, ketidak adilan, dan sebabainya.







DAFTAR PUSTAKA

Arifin Zainal. 2012. Ilmu Budaya Dasar, Makasar; Anugrah mandiri.
Buku Ilmu Budaya Dasar karya Drs. Djokowidagdo, dkk.

Widyo Nugroho dan Achmad Muchji. Ilmu Budaya Dasar, Gunadarma

Selasa, 15 November 2016

Persediaan

A. pengertian persediaan 
     persediaan adalah salah satu aset lancar .

B. Jenis-jenis persediaan 
     bagaimana   perusahaan mengklasifikasikan persediaannya sangat tergantung pada jenis usaha yang dijalankan perusahaan yaitu apakah perusahaan perdagangan ataukah perusahaan manufaktur pada perusahaan perdagangan hanya ada satu klasifikasi persediaan yaitu yang disebut dengan persediaan barang dagang (merchandising inventory)
     pada suatu perusahaan manufaktur, persediaan biasanya dikasifikasikan menjadi tiga yaitu :

  1. persediaan barang jadi (finished good)
  2. persediaan barang setengah jadi (working in proces)
  3. persediaan bahan baku (raw material)
C. sistem pencatatan persediaan 

  • sistem perpetual
sistem persedian perpetual adalah sistem pencatatan persediaan dimana perusahaan akan mencatat setiap mutasi persediaan baik kuntitas atau biayanya pada akun persediaan.

  • sistem periodik atau fisik
adalah sistem pencatatan persediaan dimana perusahaan tidak setiap saat mencatat mutasi persedian baik kuantitas maupun biayanya pada akun persediaan.

D. Penentuan kuantitas persediaan 

1. perhitungan persediaan barang fisik yg ada diperusahaan
untuk menghindari kesalahan dalam penghitungan fisik perlu diperhatikan aspek-aspek pengendalian material berikut ini :

  • harus ada kejelasan jumlah item persediaan dalam setiap kemasan
  • harus dilakukan penghitungan ulang oleh pihak independet
  • setiap persediaan harus diberi label atau penomoran sehingga memudahkan penghitungan 
  • harus ditunjuk seorang supervisor untuk menetapkan hasil akhir penghitungan fisik persediaan
2. penentuan kepemilikan barang
a. barang dalam perjalanan

  • FOB (free on board) shipping poin
  • FOB (free on board) destination
b. barang konsinasi

E. penilaian persediaan
1) penentuan nilai persediaan berdasarkan harga terendah antara biyaya atau harga pasar (lower cost       of market)
2. penentuan nilai persediaan berdasarkan biaya (cost methods)

  • metode identifikasi khusu
  • metode penilaian persediaan berdasarkan asumsi aliran biaya
F. sistem perpetual

  • metode FIFO perpetual
  • metode LIFO perpetual
G. sistem periodik/fisik

  • metode FIFO fisik
  • metode LIFO fiski
  • metode biaya rata-rata fisik