Rabu, 02 Januari 2019

EKONOMI KOPERASI 2


1.Jelaskan bahwa koperasi sanggup menciptakan lapangan pekerjaan bagi rakyat banyak.
koperasi sangup menciptakan lapangan pekerjaan karena Pertambahan kemampuan ekonomi (pendapatan) tersebut diharapkan ketidakmerataan pendapatan antara masyarakat kecil dengan masyarakat menengah keatas akan semakin diperkecil. Ketidakmerataan pendapatan akan diperkecil dengan adanya peningkatan pendapatan rakyat kecil yang dibina untuk membangun koperasi. Koperasi dapat dibangun di setiap wilayah Indonesia yang akan dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di sekitarnya. Apabila koperasi dikelola dengan baik dan benar, memperhatikan prinsip-prinsip koperasi maka koperasi akan dapat memperluas produksi yang diharapkan dapat meningkatkan penawaran komoditi dan dapat mengendalikan harga komoditi. Kekuatan ekonomi diharapkan dapat mampu memecahkan permasalahan ekonomi di Indonesia.

2. Mungkinkan koperasi ikut serta dalam pembangunan industri kecil dan usaha kerajinan.
Mungkin karena koperasi memiliki prinsip Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang menciptakan peluang kerja yang cukup besar bagi tenaga kerja dalam negeri, sehingga sangat membantu upaya mengurangi pengangguran.

3. Sebutkan dan Jelaskan dimana saja lapangan perekonomian koperasi ikut mengambil
perannya.
Peran koperasi dalam perekonomian Indonesia paling tidak dapat dilihat dari:
    1. kedudukannya sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di berbagai sector
    2. penyedia lapangan kerja yang terbesar
    3. pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan                masyarakat
    4. pencipta pasar baru dan sumber inovasi
    5. sumbangannya dalam menjaga neraca pembayaran melalui kegiatan ekspor.
Pemberdayaan koperasi secara tersktuktur dan berkelanjutan diharapkan akan mampu menyelaraskan struktur perekonomian nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, mengurangi tingkat pengangguran terbuka, menurunkan tingkat kemiskinan, mendinamisasi sektor rill, dan memperbaiki pemerataan pendapatan masyarakat.

4. Jelaskan maksud dari koperasi sebagaialat untuk mendemokrasikan perekonomian bangsa.
Dalam demokrasi Ekonomi , perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas kekeluargaan, sehingga sistem Free Fight Liberalism yang menumbuhkan eksploitasi terhadap rakyat Indonesia seperti yang pernah terjadi pada masa-masa yang lampau dapat dihindarkan jauh-jauh, demikian sama pula halnya dengan sistem monopoli, karena monopoli hanya akan merugikan dan melemahkan perjuangan ekonomi rakyat Indonesia terutama sebagian terbesar mereka yang ekonomi lemah.Dengan berkembangnya koperasi, hal ini memberikan bukti bahwa pendemokrasian ekonomi telah berlangsung di negara kita, karena sebagian terbesar dari seluruh rakyat Indonesia yang ekonominya relatif lemah telah ikut serta menjadi pemilik dan beroeran serta dalam mewujudkan cita-cita perekonomian Bangsa Indonesia, yaitu hidup sejahtera, adil, dan makmur.

Rabu, 10 Oktober 2018

EKONOMI KOPERASI

Nama  : Riska Tamara
NPM   : 16216481
Kelas   : 3EA23
Tugas  : Ekonomi Koperasi (SoftSkill)

 
KONDISI KOPERASI INDONESIA SAAT INI


 Menurut pendapat saya keadaan ataupun kondisi koperasi indonesia saat ini adalah dalam kondisi kurang atau belum mencapai hasil yang diharapkan, maupun sesuai dengan apa yang diinginkan oleh sebagian orang yang ingin memajukan koperasi itu sendiri. Menurut pandangan saya koperasi belum sepenuhnya mendapatkan perhatian di hati masyarakat, sebab keadaan koperasi saat ini telah tergantikan oleh adanya toko-toko modern yang saat ini telah menjajah kehidupan kita secara halus.
Saat ini di Indonesia terdapat 209 ribu koperasi yang tersebar diseluruh wilayah. Sayangnya dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen sudah tidak aktif lagi. Hanya 30 persen koperasi di Indonesia yang masih aktif. Hal itu mengindikasikan kondisi koperasi di Indonesia saat ini masih memprihatinkan. .
Saran saya, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap keberadaan koperasi yang masih eksis. Sebab saat ini banyak koperasi yang tidak jelas tujuan dan fungsinya. Beberapa bahkan tersandung kasus penipuan dan kriminal. 

PERBEDAAN KEGIATAN BISNIS YANG BERBASIS KOPERASI DAN USAHA LAIN NYA


 Koperasi merupakan bangun usaha bersama-sama yang menjunjung nilai-nilai etik, demokrasi, dan kekeluargaan.Koperasi memiliki perbedaan secara subtansial dibanding dengan bangun usaha lain.
 Koperasi dikatakan bukan unit bisnis yang sederhana. Koperasi mempunyai dua segi; Idiil (sosial) dan Materiil (ekonomi). Koperasi memegang segi idiil dilihat dari aspek asas-asas moral, organisasi koperasi didirikan untuk mencukupi kebutuhan bersama melalui usaha bersama ditambah kegiatan-kegiatan yang sarat nilai sosial.
Jika entitas organisasi bisnis dibedah antara koperasi dan bisnis lain, terdapat empat bidang penting yang membedakan antara lain: 
1) tujuan, niatan dibentuknya koperasi adalah penyediaan kebutuhan anggota. Berbeda dengan bisnis lain yang tujuan utamanya adalah keuntungan bagi investor. Secara esensi bahwa koperasi adalah kumpulan orang-orang, sedang bisnis lain adalah kumpulan modal. 
2) pengawasan, koperasi memakai prinsip demokrasi, baik langsung maupun tidak langsung, yang berarti satu orang satu suara. Adanya rapat anggota yang diadakan rutin dalam upaya kontrol terhadap pengurus dan pengelola dalam menjalankan tugas yang diamanahi anggota. Beda halnya dengan bisnis lain, kontrol tidak sederajat yang merupakan efek dari hak suara ditentukan dari jumlah share yang dimilikinya. Asumsinya adalah satu investor bisa mendapat hak kontrol penuh. 
3) Kepemilikan, secara filosofis koperasi adalah anggota. Koperasi adalah kumpulan orang-orang (anggota) yang menggunakan jasa koperasi itu. Dari sini terlihat bahwa keberadaan sebuah koperasi di satu lokasi, di sekelilingnya adalah pengguna jasa koperasinya (anggota). Berbeda dengan perusahaan yang mendefinisikan pembukaan banyak cabang untuk meraup profit dari pasar yang ada di sekitar. Pemilik bisa berasal dari berbagai komunitas, daerah, atau negara.
 4) surplus, dalam koperasi disebut dengan sisa hasil usaha (SHU). Ada terminologi berbeda dalam mengartikan laba yang satu ini. SHU merupakan hasil laba setelah dikurangi berbagai kebutuhan pemberdayaan kegiatan sosial dan budaya anggota koperasi. Artinya SHU yang berwujud uang tidaklah menjadi prioritas yang ingin didapat di akhir tahun pembukuan. Manfaat langsung dan tidak langsung baik berupa kegiatan pendidikan pelatihan, sosial, dan budaya menjadi penting dalam arti kebersamaan sebagai suatu entitas organisasi yang terdiri dari orang-orang.

Selasa, 27 Juni 2017

DIRECT & INDIRECT SPEECH

PENGERTIAN DIRECT & INDIRECT SPEECH

Direct and Indirect Speech, yang juga kita kenal dengan istilah lain yaitu Reported Speech. Direct Speect adalah kalimat yang diucapkan secara langsung oleh pembicara dan jika ditulis kalimat tersebut akan diberi tanda kutip. Sedangkan Indirect Speech adalah kalimat yang kita laporkan kepada orang lain secara tidak langsung dan tanpa diberi koma.

RUMUS

Direct Speech
Indirect Speech

» Simple Present Tenses
» Simple Past Tenses
+
S + V1(s,es) + o/c
S + V2 + o/c
-
S + Do/Does + V1 + o/c
S + Did + Not + V1 + o/c
?
Do/Does + S + V1 + o/c
Did + S + V1 + o/c




CONTOH KALIMAT :
Direct speech
Indirect speech
“I like eating out “.said Vina.
(Saya suka makan diluar.)
Vina said that she liked eating out.
(Vina mengatakan bahwa dia suka makan di luar.)
“Have you finished your homework?” he asked.
( sudahkah kamu menyelesaikan PR? )
He wanted to know whether I had finished my homework.
(Dia ingin tau apakah saya sudah menyelesaikan PR.)
“Wake up now!” she shouted.
(Bangun sekarang!)
She told me to wake up at that time.
(Pada saat itu dia mengatakan pada saya untuk bangun.)

Translate One Paragraph

Translate One Paragraph


the term 'market', as used by economists, is an extension of the ancient idea of a market a place where people gather to buy and sell goods. in former days part of a town was kept as the market or market place. and people would travel many kilometers on special market days in order to buy and sell various commodities. today, however, markets such as the world sugar market, the gold market and the cotton market do not need to have any fixed geographical location. such a market is simply a set of conditions permitting buyers and sellers to work together.

Istilah 'pasar', seperti yang digunakan oleh para ekonom, merupakan perpanjangan dari gagasan kuno tentang pasar tempat orang berkumpul untuk membeli dan menjual barang. Di masa lalu sebagian kota dipelihara sebagai pasar atau pasar. Dan orang-orang akan menempuh perjalanan jauh beberapa kilometer pada hari pasar khusus untuk membeli dan menjual berbagai komoditas. Namun saat ini pasar seperti pasar gula dunia, Pasar emas dan pasar kapas tidak perlu memiliki lokasi geografis tetap. Pasar semacam itu hanyalah seperangkat kondisi yang memungkinkan pembeli dan penjual bekerja sama.

Minggu, 28 Mei 2017

Describe Something In Specific

Gili Trawangan


   Gili is derived from Sasak language (Lombok Island native tribal language) which means small island. Actually there are several Gili / dykes around the island of Lombok, yet there are three dykes that are known by tourists, namely Gili Trawangan, Gili Air and Gili Meno.
  Among the three dykes, the Gili Trawangan is the largest, well-known and the most complete amenities. Gili Trawangan is located in the northwest of the island of Lombok. Administratively, Gili Trawangan includes in the territory of the village of Gili Indah, West Lombok, West Nusa Tenggara province.
 Gili Trawangan has several beaches with very beautiful views. Most beaches have blue tosca and clear sea water. The sand there is also soft with white color. On the west side of the island, you can get the beach atmosphere which is quiet and calm enough. But there, the sand is slightly coarser than the sand of the beach which is in the southeast of the island. Even though, this island looks pretty green with many pine trees, acacia, and coconut trees that beautify the shoreline.

CAUSATIVE HAVE/MAKE

CAUSATIVE HAVE/MAKE

Pengertian, contoh dan rumus causative have/make

A.    Causative have 
adalah sebuah susunan kalimat dalam bahasa Inggris yang mempunyai arti menyuruh, meminta, bahkan memaksa orang lain melakukan sesuatu. Dalam bahasa Inggris causative have bisa nggunakan kata HAVE, MAKE, GET, dan LET.

Causative have dibedakan menjadi 2, aktif dan pasif.
1. Causative have dalam kalimat aktif.
Rumus causative have dalam kalimat aktif

Rumus: Subject + HAVE + Object 1 + Verb 1 + Object 2
I have my sister cook friend rice = Saya menyuruh adik saya memasak nasi goreng

Dalam kalimat diatas, causative have diterapakan pada kalimat aktif. Dalam artian saya (subject) meminta adik saya (object) untuk memasak nasi goreng. Ingat setelah object, verb 1 (cook) harus dipakai.

2.  Causative have dalam kalimat pasive
Rumus causative have dalam kalimat pasif

Rumus: Subject + HAVE + Object 2 + Verb 3
I have friend rice cooked = Saya minta nasi goreng dimasakan.

Dalam kalimat diatas, causative have digunakan pada kaliamt pasif. Ini berarti Object pertama tidak perlu disebutkan alias tidak diketahui siapa yang diminta melakukan kegiatan itu. Ingat setelah object Verb 3 (cooked) harus digunakan.

B.   Causative Make
Kata causative “make” hanya dapat diaplikasikan pada kalimat active (active clause). Make memiliki makna yang lebih kuat daripada have atau get.

Rumus:  Subject + Make + Object + V1

Contoh penerapan causative “make” dalam kalimat:

a. The robber made the teller give hime the money.
(Perampok membuat petugas teller memberikan uangnya)

Catatan :
Kalimat tersebut sama dengan artinya “the robbers forced the teller to give him the money”
(Perampok memaksa petugas teller memberikan uangnya)

b. The manager made the employee attend the meeting.
(Manager meminta/memaksa karyawan menghadiri pertemuan itu)

c. The teacher always makes the children stay in their seats.
(Guru selalu memaksa/meminta anak anak tetap tinggal di tempat duduknya)

Rabu, 26 April 2017

Active - Passive Simple Future

Pengertian Simple Future Tense

Simple future tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara spontan atau terencana. Tense ini juga dapat digunakan untuk membentuk conditional sentence tipe 1. Tense ini memiliki dua pola kalimat, yaitu kalimat verbal dan kalimat nominal.

Rumus Simple Future Tense

Simple future tense dibentuk dari modal “will” atau “shall” dan bare infinitive (bentuk dasar verb) atau dibentuk dari phrasal modal “be going to” dan bare infinitive (base form verb).

Jenis kalimat :           Rumus :                                              Contoh simple future tense :

Positif (+)             S + will + bare infinitive                         You will win
                              S + be (am/is/are) going to +                   They are going to come
                              bare infinitive


Negatif  (-)         S + will + not + bare infinitive                 You won’t win
                            S + be (am/is/are) + not + going to +         They aren’t going to come
                            bare infinitive

interogatif (?) Will + S + bare infinitive                           Will you win  
                            Be (am/is/are) + S + going to +                  Are they going to come
                            bare infinitive?


Simple Future Tense dan Present Continuous Tense
Present continuous tense (selain verb “go”) dapat juga digunakan untuk menyatakan aksi di masa depan seperti simple future tense:
I’m presenting the weekly report at today’s meeting.
Selain itu, kombinasi will dan be + present participle juga dapat digunakan untuk menghindari nada tidak sabar (impatient) atau mendesak (insistent). Kalimat akan terdengar demikian jika hanya ada “will” (tanpa be+present participle) karena stress (penekanan) hanya terjadi pada kata tersebut.
When will you present it?
When will you be presenting it?
Fungsi dan Contoh Kalimat Simple Future Tense
Fungsi :                                                                       Contoh kalimat :

Simple future tense (will)                                   Wait a minute. I will change my clothes.
untuk membuat keputusan
secara spontan untuk                                           You look nervous. I’ll give you a glass of water.
melakukan sesuatu (tanpa rencana).

Simple future tense (will)                                   The doom will not happen in 2014.
untuk memerediksi masa depan                        
(tanpa rencana).                                                   Which hotels do you think will offer the best service?

Present continuous tense digunakan                    I’m visiting South Korea tomorrow.
untuk menyatakan arrangement
(rencana yang sudah dipikirkan dan                    She’s going to the physiotherapist next monday.
dibahas dengan orang lain).

Simple future tense dengan                                I’m going to send this letter tomorrow.
“going+to” untuk

menyatakan intention (rencana                          He is going to go to French to continue his study.
dimasa depan yang sudah
dipikirkan sebelumnya).

Simple future tense digunakan                           I will come if they invite me.
untuk membentuk conditional




1. Kalimat verbal
Rumus kalimat verbal (kalimat dengan kata kerja) adalah:
(+) Subjek + Will/Shall/to be going to + Verb-1
(-) Subjek + Will/Shall/to be going to + not + Verb-1
(?) Will/Shall/to be going to + Subjek + Verb-1 + ?

Contoh kalimat:
(+) I will come to your party tomorrow. [Saya akan datang ke pestamu besok.]
( - ) I will not come to your party tomorrow. [Saya tidak akan datang ke pestamu besok.]
(?)  Will I come to your party tomorrow? [Apakah saya akan datang ke pestamu besok?]
Contoh kalimat yang menggunakan to be going to:
(+) You are going to play football next week. [Kamu akan bermain sepak bola minggu depan.]
( - ) You are not going to play football next week. [Kamu tidak akan bermain sepak bola minggu depan.]
(?) Are you going to play football next week? [Apakah kamu akan bermain sepak bola minggu depan?]

2. Kalimat Nominal
Kalimat nominal (tanpa kata kerja) simple future tense memiliki rumus sebagai berikut:
(+) Subjek + Will/Shall/to be going to + be + Complement
(-) Subjek + Will/Shall/to be going to + not + be + Complement
(?) Will/Shall/to be going to + Subjek + be + Complement + ?
Complement bisa berupa kata sifat (adjective), kata benda (noun) atau kata keterangan (adverb).

Contoh kalimat:
(+) He will be in Tokyo. [Dia akan berada di Tokyo.]
(-) He will not be in Tokyo. [Dia tidak akan berada di Tokyo.]
(?) Will he be in Tokyo? [Apakah dia akan berada di Tokyo?]
Contoh kalimat nominal yang menggunakan to be going to:
(+) He is going to be a prosecutor. [Dia akan menjadi seorang jaksa.]
( - ) He is not going to be a prosecutor. [Dia tidak akan menjadi seorang jaksa.]
(?) Is he going to be a prosecutor? [Apakah dia akan menjadi seorang jaksa?]

1.  (+) We shall go together. (Kami akan pergi bersama-sama)
     (-)  We shan't go together. (Kami tidak akan pergi bersama-sama)
     (?)  Shall we go together? (Apakah kami akan pergi bersama-sama?)
          Jawaban : Yes, we shall (Ya) atau No, we shan't (Tidak)

2. (+) They will come to the party tonight. (Mereka akan datang ke pesta nanti malam.)
    (-) They won't come to the party tonight. (Mereka tidak akan datang ke pesta nanti malam.)
    (?) Will they come to the party tonight? (Apakah mereka akan datang ke pesta nanti malam?)
          Jawaban : Yes, they will (Ya) atau No, they won't(Tidak)

3. (+) He will buy a new bag tomorrow. (Dia akan membeli sebuah tas besok.)
    (-) He won't buy a new bag tomorrow. (Dia tidak akan membeli sebuah tas besok.)
    (?) Will he buy a new bag tomorrow? (Apakah dia akan membeli sebuah tas besok?)
         Jawaban : Yes, he will (Ya) atau No, he won't (Tidak)

4. (+) Diana will see a film tomorrow night. (Diana akan menonton film besok malam.)
    (-) Diana won't see a film tomorrow night. (Diana tidak akan menonton film besok malam.)
    (?) Will Diana see a film tomorrow night. (Apakah Diana akan menonton film besok malam?)
         Jawaban : Yes, she will (Ya) atau No, she won't (Tidak)

5. (+) We shall study at the same class next month. (Kami akan belajar di kelas yang sama bulan depan.)
    (-)  We shan't study at the same class next month. (Kami tidak akan belajar di kelas yang sama bulan depan.)
    (?) Shall we study at the same class next month? (Apakah kami akan belajar di kelas yang sama bulan depan?)
         Jawaban : Yes, we shall (Ya) atau No, we shan't (Tidak)

Contoh kalimat aktif dan pasif simple future tense dan artinya dalam bentuk positif dan negatif :
Aktif > I shall visit my father tomorrow morning (saya akan mengunjungi ayah saya besok pagi)
Pasif > (+) My father will be visited by me tomorrow morning (Ayah saya akan dikunjungi oleh saya besok pagi)
Pasif > (-) My father will not be visited by me tomorrow morning (Ayah saya tidak akan dikunjungi oleh saya besok pagi)

Aktif > We shall take this book next week (Kami akan mengambil buku ini minggu depan)
Pasif > (+) This book will be taken by us next week (Buku ini akan diambil oleh kami minggu depan)
Pasif > (-) This book will not be taken by us next week (Buku ini tidak akan diambil oleh kami minggu depan)

Aktif > Maira will bring the pen to her sister tomorrow (Maira akan membawa pulpen untuk adiknya besok)
Pasif > (+) The pen will be brought by Maira to her sister tomorrow ( Pulpen akan dibawa oleh Maira untuk adiknya besok)
Pasif > (-) The pen will not be brought by Maira to her sister tomorrow ( Pulpen tidak akan dibawa oleh Maira untuk adiknya besok)