Selasa, 17 Januari 2017

Akuntansi Untuk Piutang

Akuntansi Untuk Piutang

Pengertian Piutang 
piutang didefinisikan sebagi utang yang dapat ditagih dalam jumlah tunai dari seseorang atau jumlah lain.

Klasifikasi Piutang
                 Piutang di golongkan menjadi tiga jenis yaitu :
                 1. Piutang usaha (account receivable)
                 2. Wesel tagih (notes receivable)
                 3. Piutang lain-lain(other receivable)
       
Pengakuan Piutang Usaha
Pengakuan timbulnya Piutang usaha dipengaruhi oleh penjualan barang dagangan

Penilaian Piutang Usaha
Setelah piutang tercatat dalam catatan akuntansi,piutang akan dilaporkan
sebagai bagian dari aset di neraca. Tetapi menentukan nilai yang akan
dilaporkan terkadang sulit,hal ini disebabkan sebagian dari piutang tersebut
tidak dapat tertagih sebagai contoh kasusnya,salah seorang pelanggan tidak
dapat membayar utang yang telah jatuh tempo dikarenakan PHK atau
keperluan lain dari seorang pelanggan tersebut sehingga tidak dapat
memenuhi kewajibannya membayar utang . kerugian ini di catat sebagai
debit pada beban piutang sangsi (beban piutang tak tertagih). Hanya saja hal
seperti ini harus dianggap hal yang normal terjadi dan bagian dari risiko
bisnis penjualan secara kredit.

perlakuan piutang tak tertagih bisa dilakukan dengan salah satu dari dua metode berikut:  
1. metode penghapusan langsung
2. metode cadangan
Penerapan metode cadangan dilakukan dengan prosedur berikut:
  1. Akun-akun customer yang tidak dapat tertagih (uncollectible) diestimasi.
  2. Estimasi piutang tak tertagih

Penghapusan Piutang Usaha
Dalam kondisi normal,piutang usaha akan ditagih untuk memperoleh uang tunai dan dihapuskan dari buku. Meskipun demikian,ketika penjualan secara kredit dan piutang telah berkembang dalam jumlah besar “kondisi normal “ akan berubah. Saat ini perusahaan sering menjual piutang mereka kepada
perusahaan lain untuk mendapatkan uang tunai,sehingga kas dapat bertambah. Piutang dijual untuk dua alasan utama
     1. Piutang dapat dijual karena menjadi satu-satunya kemungkinan untuk
         memperoleh kas.
     2. Bahwa aktivitas penagihan daan perolehan sering kali menghabiskan waktu
              dan biaya  

Penilaian Piutang Wesel
ØPenilaian piutang wesel =  penilaian piutang dagang
Ø Piutang wesel selalu di debit atau dikredit sebesar nilai nominal nya
Ø Rekening cadangan untuk piutang wesel adalah rekening Cadangan
    KerugianPiutang
Ø Jumlah piutang wesel yang tidak akan dapat diterima pelunasannya
    dapat ditaksir dengan menggunakan metode persentase dari penjualan
    maupun metoda umur piutang

Pengalihan Piutang Wesel
Ø Surat wesel dapat dialihkan dari suatu perusahaan atau seseorang
    kepada perusahaan atau orang lain
Ø Dapat dijual untuk mendapatkan kas
Ø Penjualan piutang wesel sebelum tanggal jatuhnya disebut
    pendiskontoan piutang wesel
ØPemegang wesel akan menerima pembayaran yang jumlahnya

lebih kecil dari pada nilai jatuh wesel yang bersangkutan

Wesel Tagih Gagal Bayar
Wesel tagih gagal bayar adalah wesel yang tidak dibayar secara penuh pada saat jatuh tempo. Wesel tagih yang gagal bayar sudah tidak tidak dapat di negosiasikan lagi. Tetapi,pihak penerima pembayaran masih memiliki hak tagih kepada pembuat janji. Oleh sebab itu,wesel tagih tadi biasanya akan diklasifikasikan pada akun Piutang usaha.

Wesel Tagih Terbayar
Wesel dinyatakan terbayar jika wesel tagih tersebut dibayar oleh pembuat wesel secara penuh pada tanggal jatuh tempo. Untuk wesel berbunga,maka jumlah pembayarannya adalah nilai nominal wesel

ditambah bunga selama umur wesel tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar